Antusiasme seketika bertambah ketika ide Yayasan Cinta Kendari berencana melakukan kunjungan ke Adni Islamic School Malaysia. Dorongan semangat untuk mengetahui perbandingan perkembangan pendidikan Insan Mandiri dan sekolah Negeri Jiran itu. Semangat semakin bertambah saat respon positif dari pihak Adni. Sekolah yang berdiri sejak 1996 itu membentangkan karpet merah bagi Insan Mandiri Kendari.

Mengapa memilih Adni Islamic School?
Di Kuala Lumpur (KL) banyak Islamic School atau International School. Bahkan beberapa International Islamic School yang menggunakan kurikulum Inggris atau pun Amerika Serikat. Menjatuhkan pilihan ke Adni, berdasarkan referensi yang telah kami ikuti selama ini. Pertama, sekolah ini mengadopsi pendidikan resmi pemerintah Malaysia, sehingga menyelenggarakan UPSR (Ujian Pemeriksaan Sekolah Rendah), seperti UN di Indonesia. Hal ini mirip sekali dengan Insan Mandiri yang menggunakan kurikulum pemerintah.

Kedua, Adni juga menggunakan kurikulum Integrated International Islamic School sehingga buku-buku yang digunakan berasal dari berbagai negara. Pelajaran Agama Islam digunakan buku We Are Muslim dari Iqra International Educational Foundation, Illinois, AS. Pelajaran komputer berdasarkan buku yang diterbitkan Oxford International Primary, UK. Ujian akhir (UN di Indonesia) Adni menggunakan tes yang disebut JSLA (Junior School Living Assesment) dari Singapura. Hal yang dilakukan pula oleh Insan Mandiri dengan mengadopsi kurikulum Sekolah Islam Terpadu (SIT).

Ketiga, Adni sedang melakukan pengembangan dan ekspansi. Adni sedang bekerja sama dengan pihak ketiga untuk membuka Adni Islamic School di Tokyo, Jepang. Selain itu, Adni sedang membuka International School di Penang dengan berbasiskan pendidikan untuk pemukim Malaysia keturunan China. Di Malaysia, sekolah berbasiskan tiga ras utama yaitu sekolah untuk warga Melayu, sekolah untuk warga keturunan China, dan sekolah untuk keturunan India.

Keempat, Adni masih saudara serumpun Melayu sehingga perbedaan sosial-budaya tidaklah terlalu jauh jaraknya. Mayoritas penduduknya pun beragama Islam. Sesama sekolah berbasis Islam, diskusi akan lebih mudah dan dapat lebih mendalam. Persamaan ini, mengantarkan kami melakukan perjalanan penting untuk tahapan pengembangan SIT Insan Mandiri Kendari.

Insan Mandiri Kendari atau biasa disebut IM Kendari memang diproyeksikan untuk menjadi sekolah unggulan. Unggul karena IM Kendari membangun keseimbangan antara jasmani, rohani, dan akal. IM Kendari juga terbuka dengan kompetisi global dan perkembangan teknologi dunia. Oleh karena itu, kunjungan ke Adni merupakan tahap awal untuk masuk dalam pergaulan global. Insya Allah, di waktu yang akan datang semua stake holder Insan Mandiri akan berkunjung bukan hanya ke KL tetapi juga ke Jepang, Turki, dan Eropa.

Rabu tanggal 2 Oktober, sekiar pukul 11 siang, teman-teman yang tergabung dalam rombongan mulai berdatangan ke Insan Mandiri Kendari. Ada yang datang sendiri dan ada pula yang diantar keluarga. Rombongan mulai mengambil foto bersama untuk dokumentasi perjalanan. Kepala Sekolah tampak sibuk mengatur untuk kepentingan rombongan yang akan berangkat. Setelah Dzuhur berjamaah, rombongan dilepas oleh para guru dan pengurus yayasan lainnya menuju Bandara Haluoleo.

Ketua Harian dan Sekretaris Yayasan terlihat bersemangat sekali melakukan perjalanan kali ini. Semua wajah peserta terlihat gembira karena perjalanan ini juga akan memberikan pengalaman baru bagi kami semua, baik sebagai pengelola lembaga pendidikan maupun pribadi. Walaupun sudah dua kali ke KL, saya sendiri sangat senang karena program pengembangan Insan Mandiri Kendari mulai berjalan seperti perencanaan di awal pendirian.

Setelah mengudara sekitar 50 menit dengan Lion Air, kami transit dan bersiap check in di loket Air Asia. Passport masing-masing lebih dibutuhkan daripada tiket. Tak lama waktu Kami transit di ruang tunggu bandara dan semua berjalan lancar hingga pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Hasanuddin pukul 17.30 Wita. Kami bersiap berada di ketinggian puluhan ribu kaki selama 3,5 jam.

Kami dijemput oleh penghubung di Bandara KLIA 2 yang dikhususkan untuk penerbangan Air Asia. Penerbangan lainnya harus melalui terminal KLIA 1. Kami makan malam di Medan Selera bandara dan sebagian rombongan membeli ayam penyet. Sepertinya mereka sangat mencintai menu Indonesia hingga di negeri orang. Perjalanan dari bandara ke apartemen kurang lebih 40 menit. Waktu sudah menunjukan tengah malam, kami tiba di Idaman Residence yang berjarak 300 m dari Menara Petronas KLCC. Pemandangan indah ketika kami melewati titik foto menara kembar tersebut.

Esok paginya, setelah sholat shubuh, rombongan bersiap. Jam 08.30, kami sudah tiba dan sarapan roti canai plus teh tarik di resto India tepat di samping Adni Primary and Secondary School, Sri Ukay. Roti canai versi India ini kuat rasa rempahnya di lidah orang Kendari. Diimbangi teh tarik panas menemani sarapan pagi yang nikmat.

Tak lama berselang sudah ada tanda dari pihak Adni. Kami dipersilahkan masuk ke kantor dan naik ke ruang rapat berkapasitas 20 orang. Tampak deretan plakat sekolah asal Indonesia yang pernah berkunjung ke sini. Sepertinya Adni menjadi “destinasi” pendidikan bagi sekolah-sekolah di Indonesia. Kantor prinsipal ini berada di sebelah luar lingkungan pendidikan Adni. Ruangan rapat cukup nyaman dengan tiga jenis hidangan tersedia. Hmmm.

Setelah semua duduk, Puan Sitti Zaitun Abdul Aziz yang merupakan Vice Principal Adni memulai presentasinya. Selama satu jam lebih, beliau menekankan sekali pada nilai-nilai pendidikan. Prinsip pendidikan Islam terintegrasi milik Adni Primary dan Secondary menjadi tanggung jawab penuh Puan Siti Zaitun dan rekan-rekannya. Rekrutmen, pengembangan, dan pengendalian kualitas guru adalah tanggung jawab beliau yang bergabung sejak awal Adni dirintis. Terasa sekali beliau sangat menguasai bidangnya di pendidikan dan SDM guru.

Tanya jawab selama lebih dari dua jam mengalir lancar dan hampir tak ada jeda waktu dengan pertanyaan berikutnya. Kepala SDIT Insan Mandiri mencoba menggali lebih dalam tentang kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstra kurikuler yang berlaku di Adni. Sebagai Ketua Dewan Pembina, saya banyak mendiskusikan terkait pengembangan kualitas guru. Alhamdulillah, Puan Sitti Zaitun menjawab langsung dan diskusi berjalan lancar. Sekitar pukul 11.40, Puan Sitti Maimunah yang merupakan Kepala Sekolah di Adni Primary Islamic School bergabung dalam diskusi.

Di akhir sesi, Puan Siti Zaitun menawarkan kerjasama dengan Insan Mandiri Kendari berupa pengembangan kualitas guru maupun siswa. Saya tertarik dengan tawaran ini, tetapi harus didiskusikan dulu dengan stakeholder Insan Mandiri Kendari lainnya. Saya berharap bisa membangun hubungan yang kuat dengan Adni berupa Sister School. Menarik sekali.

Pukul 13.00, kami berkunjung ke kelas Primary dan Secondary. Sebagai informasi, secondary di Malaysia adalah 5 tahun seperti SMP dan SMA yang 6 tahun di Indonesia. Ukuran kelas di Adni lebih kecil sesuai dengan jumlah siswanya yang ‘hanya’ 20 tiap kelas. Saat itu, kelas 4, 5, dan 6 sedang makan siang di kantin.

Ramai sekali suasana saat siswa yang sedang antri. Kultur antri memang kuat di masyarakat Malaysia. Beberapa cikgu (guru) tampak makan siang tidak jauh dari para siswa tersebut. Kami berkeliling untuk ‘mengintip’ kelas 1, 2, dan 3 yang bersiap berlatih taekwondo atau karate. Di Adni, kelas 3 hingga 6 wajib mengikuti kelas bela diri.

Di semua kelas dipenuhi dengan papan yang memuat karya siswa. Warna-warni kelas dipenuhi dengan bendera Malaysia yang sedang memperingati hari nasional. Kami juga melihat dataran Adni tempat berolah raga berupa lapangan futsal, bulutangkis, sepak takraw, dan bola tangan. Terakhir, kami berfoto bersama setelah sebelumnya saling bertukar cenderamata. Insya Allah, saya akan berkunjung lagi ke Adni tahun depan untuk menindaklanjuti kerjasama yang sudah ditawarkan oleh Adni. Aamiin.

Oleh : Sulkhani, S.Pd
Ketua Dewan Pembinan Yayasan Cinta Kendari

Catatan Ikat Tepi dari Kuala Lumpur (Bagian pertama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contoh Widget

Ini adalah contoh widget untuk menunjukkan bagaimana sidebar Kiri tampil. Anda dapat menambahkan widget kustom dari layar widget. Jika widget kustom ditambahkan makan yang ini akan ditimpa.